Please Wait...

CV Seorang Developer

by Admin

CV (CURRICULUM VITAE) SEORANG DEVELOPER

Apa kabar sobat mamorasoft! Bertemu lagi dengan mimin. Kali ini mimin akan membahas tentang CV (Curriculum Vitae) seorang developer. Sebagai seorang developer atau pengembang aplikasi sangat penting bagi kita untuk memiliki sebuah CV. Didalam CV pasti akan menjelaskan tentang portfolio yang kita miliki sehingga para rekrutmen pegawai/karyawan dalam bidang IT atau jasa pengembang software dan perusahaan lain yang membutuhkan teknisi dalam bidang IT dapat dengan jelas mengetahui kemampuan atau skill yang kita miliki. Bahkan ada beberapa perusahaan yang tidak hanya melihat kita dari sisi CV saja namun juga akan mengadakan tes untuk mengetahui apakah kita sungguhan mampu dan memiliki skill yang original sesuai dengan portfolio yang telah kita sajikan dalam CV kita. CV ini perlu dan sangat penting untuk kita bangun sedari dini. Skill seorang developer biasanya dibuktikan juga dengan sertifikasi yang kita miliki sobat. Namun untuk sertifikasi sendiri biasanya ada Batasan masa berlaku. Hal ini dikarenakan kemampuan dalam keilmuan teknologi sangat perlu untuk di update karena teknologi terus berkembang juga dengan skill dalam keilmuan teknologi sangat perlu untuk terus di asah dan di update seiring berkembangnya teknologi sepanjang waktu. Jadi jangan pernah bosan dan terus lah belajar ya sobat. Jangan sampai skill kita tergerus oleh kemajuan teknologi yang begitu pesat. Nah kali ini mimin akan beri tahu seperti apa sih CV seorang developer sehingga kita sebagai seorang developer mampu bersaing dan memiliki CV yang dapat menolong kita dalam urusan mencari pekerjaan dalam bidang IT. Yuk simak baik baik, berikut mimin kasih tahu CV seorang developer 

1. Linkedn

Linkedn adalah sebuah platform online yang berfokus pada karir dan memang ditujukan untuk seorang job seeker untuk membangun profil karir sehingga para rekruiters mengetahui history karir dan skill kita. Berikut beberapa fitur terbaik yang dimiliki oleh LinkedIn:

a.Foto profil: Gunakan foto profil yang menarik, profesional dan mencitrakan diri Anda sebagai seorang software developer profesional.

b.Bagian Pengalaman : Pada bagian pengalaman, jelaskan jabatan karier Anda saat ini dan jabatan pekerjaan Anda sebelumnya, harus dijelaskan dengan baik. Jika perusahaan tempat Anda bekerja memiliki profil LinkedIn, maka akan lebih baik jika hal tersebut juga kalian mention pada bagian ini.

c.Koneksi : Kirimkan undangan pertemanan, mulailah dengan mengundang orang yang Anda kenal, teman kantor Anda, mantan teman kantor Anda, maupun teman dari sekolah dan universitas, guru, teman sepermainan Anda ataupun orang lain yang secara aktif menggunakan LinkedIn.

d.Bagian ringkasan : Di sinilah Anda dapat dengan bebas mendeskripsikan diri Anda sebagai seorang software developer profesional. Anda harus bersikap profesional dan menggunakan kata-kata yang menarik dan bersahabat.

e.Keterampilan: Pada bagian ini isikan keterampilan yang Anda miliki, sebagai seorang developer contohnya Anda dapat menjelaskan bahasa pemrograman yang Anda kuasai.

f.Pendidikan : Pastikan Anda mengisi bagian ini dengan tempat dan gelar pendidikan yang telah Anda tempuh. Kursus yang relevan yang terkait dengan karier Anda juga dapat Anda masukkan.

g.Industri & Lokasi : Pilihlah kategori industri pekerjaan yang sesuai dengan profesi Anda.

2.Github/Gitlab

Seperti yang mimin jelaskan sebelumnya sobat, bahwa pasti developer ataupun para programmer sudah tidak asing lagi dengan github ataupun gitlab. Di github dan gitlab kita dapat mengupload semua projek yang telah kita buat dalam sebuah repository dalam github ataupun gitlab. Dengan menggunakan fitur ini kita dapat menunjukkan kepada para rekruiters/HRD bagian development yang memang membutuhkan jasa ataupun tenaga kita dalam ilmu koding/pemrograman, data engineer, database administrator dan semacamnya yang memang masih memiliki korelasi yang tepat dengan penggunaan github ataupun gitlab. Dengan menunjukkan akun github/gitlab yang kita miliki kita dapat menunjukkan berbagai macam projek yang telah kita buat sehingga makin meyakinkan para rekruiters dengan melihat history kita entah dalam segi model koding kita yang bersih atau tingkat kesulitan projek yang pernah kita handle.

3.Website/Blog Pribadi

Website ataupun blog pribadi yang kita miliki bisa menjadi salah satu portfolio kita juga lho sobat. Dengan website/blog pribadi kita dapat dengan mudah memberikan informasi kepada orang lain seperti apa projek yang pernah kita buat, keseharian kita, ataupun tutorial yang memang ingin kita bagi.

Dalam tampilan website kalian harus memperhatikan tiga hal utama yakni:

Foto: Pada situs web pribadi Anda, pastikan untuk menunjukkan foto diri terbaikmu agar para pengunjung web Anda dapat dengan mudah mengenali Anda.

Portofolio: Melampirkan portofolio karya ataupun pekerjaan Anda merupakan hal yang penting, isi dari portofolio ini dapat berupa proyek-proyek yang telah Anda kerjakan.

Kontak yang dapat dihubungi: Terakhir, namun tidak kalah penting, jangan lupa untuk menyertakan kontak dan sosial media Anda yang dapat dihubungi.

4.Medium

Serupa dengan website/blog pribadi hanya saja disini tulisan kita akan lebih diharga ketika memang tulisan kita memilliki bobot yang bagus dan memiliki nilai jual karena biasanya pengguna medium harus memiliki member atau mendaftar sebagai member untuk dapat menjelajahi medium dan membaca artikel yang menarik. Di medium pelanggan diharuskan membayar untuk melakukan langganan membaca. Namun memang tak dapat dipungkiri jangkauan medium yang begitu luas merambah seluruh belahan dunia dapat mengaksesnya.

5.Komunitas

Komunitas adalah tempat berkumpulnya orang – orang yang sevisi dan memiliki passion yang sama. Dengan komunitas kita dapat bertumbuh Bersama dengan orang – orang yang memang dapat mendukung kita. Dengan komunitas kita dapat semakin memperluas jaringan atau koneksi dengan orang – orang dan dapat menemukan hal – hal menarik tak terduga. Orang – orang akan mengenal kita dengan sendirinya ketika kita aktif di komunitas. Dengan komunitas kita dapat mendapat beberapa informasi yang kadang tidak mudah didapatkan orang lain.

6.Akun sosial media favoritmu sebagai tempat personal branding

Dengan akun sosial media favoritmu sebagai tempat personal branding, kita dapat membuat public mengenal dan mengetahui keberadaan kita. Biasanya hal ini terjadi ketika kita memiliki sebuah kompetensi atau kemampuan yang dapat mengajak orang lain atau menginspirasi orang lain. Dengan akun sosial media maka perkembanganmu akan diikuti dan diketahui public dan menjadi semacam konsumsi public. 



SHARE :

Leave Comment


0 Comments