Please Wait...

Menjalin Kerja tim yang baik

by Admin

Bagi Sebagian orang ada dua tipe dalam bekerja. Bekerja secara individu atau bekerja secara tim. Namun dalam pembuatan sebuah project yang cukup besar kapasitas diri kita sendiri belum mampu untuk menghandle semua pekerjaan yang ada maka dari itu terbentuklah tim dan tugas antar anggota tim adalah saling backup satu sama lain tentunya pada bidang atau bagian masing – masing sehingga kinerja makin maksimal dan project dapat dengan cepat diselesaikan. Namun tidak dapat dipungkiri juga bahwa pada saat ini untuk membangun sebuah tim yang diperlukan utamanya adalah ketertarikan atau perasaan saling membutuhkan antar anggota sehingga kebiasaan saling backup satu sama lain dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan bagian porsi masing – masing serta dapat dipertanggungjawabkan. Membangun sebuah tim pada awalnya ditentukan oleh scope dari project itu sendiri. Namun jika memang tim sudah terbentuk sejak awal dan project yang datang dalam jumlah besar atau kecil, kita sebagai tim dapat mempertimbangkan untuk mengambil project mana yang memang sesuai dengan kapasitas sumber daya manusia kita sehingga dalam menjalankan pekerjaan tidak ada perasaan tergesa – gesa dan bertindak gegabah dalam mengambil sebuah keputusan. Dalam menjalin kerja tim yang baik tentunya dibutuhkan seorang pemimpin yang dapat memimpin tim sehingga ada yang bisa dijadikan acuan dan penanggung jawab dengan begitu para anggota tim akan dengan sungguh – sungguh menjalankan pekerjaan mereka pada bagian masing – masing karena pada akhirnya nanti aka nada sebuah laporan setiap anggota atas pekerjaan yang mereka lakukan dan dari situ lah seorang pemimpin dapat mengetahui kinerja masing – masing anggota tim dan kinerja yang kurang atau perlu diperbaiki dalam tim hal ini bertujuan sebagai bentuk perwujudan pertanggung jawaban atas pekerjaan yang dilakukan karena menjalin kerja tim yang baik juga ditentukan dari tanggung jawab anggota tim itu sendiri. Sebuah tim dapat dikatakan bekerja dengan baik apabila project yang dikerjakan bersama selesai tepat waktu, saling tolong – menolong antar anggota tim, menjadikan tim sebagai rumah kedua yang penuh dengan orang – orang yang memiliki rasa toleransi yang tinggi dan rasa peka yang baik terhadap anggota yang lain. Saling memahami antar anggota dan atasan, atasan dengan anggota, anggota dengan anggota. Sekian yang dapat mimin sampaikan untuk kali ini. Sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Photo by Perry Grone on Unsplash



SHARE :

Leave Comment


0 Comments